Kamis, 15 Desember 2011

negara-negara salju terindah

pingiiiiin banget deeh liat salju lagi.... soalnya jarang kan tuh (bahkan gak ada) disini.. disisi dunia bagian lain (dunia lain kalee) sedang dalam musim dingin alias winter alias salju, bbbrrrrrrr...walaupun cuaca bikin malas keluar tapi kalo pemandangannya indaaah, hmmm pasti gatal juga tuh kaki maw melancong. naah ini sebagian negara yang dikaruniai pemandangan indah saat musim salju..


Dan dari sekitar enam puluhan negara yang merasakan hujan salju, ada 10 negara yang dianggap sebagai negara salju terindah. yang dimaksud dengan negara salju terindah ini adalah negara yang mempunyai pemandangan indah dikarenakan adanya salju yang turun.

Berikut adalah negara tersebut :

1. Swiss
Swiss adalah salah satu negara di Eropa tengah yang mempunyai pemandangan yang Indah. negara yang berbatasan langsung dengan Jerman,Prancis, Italia, dan Austria ini sebagian besar merupakan wilayah lereng pegunungan Alpen yang terkenal keindahanya, maka dari itu tak heran jika swiss memiliki pemandangan alam salju terbaik di dunia.
switzerland

2. New Zealand
Dari daftar 1o negara salju terbaik ini, New Zealand adalah satu-satunya negara yeng berada di belahan bumi selatan.Negara kepulauan di Barat daya samudera barat pasifik ini mempunyai keindahan alam pegunungan yang sangat luar biasa


3. Alaska (USA Territory)
Dalam hal ini, Alaska dianggap sebagai negara bagian. Hal ini dikarenakan alaska merupakan negara bagian Amerika serikat yang letaknya terpisah dari negara Induknya. dari semua negara bagian Amerika serikta, alaska adalah negara bagian yang memilik pemandangan alam salju terindah.


4. Kanada
Negara yang terbentang dari samudera Atlantik dan selat davis sampai samudera pasifik ini merupakan negara amerika yang terletak di bagian paling utara.Di padang rumput Kanada yang luas dan datar terdiri dari provinsi Manitoba, Saskatchewan dan Alberta, menyebar menuju Pegunungan Rocky ini akan berubah menjadi surga salju di musim dingin karna saking indahnya.
http://sexedmusic.files.wordpress.com/2009/05/canada-alberta-moraine-lake.jpg

5. Prancis
Walaupun Prancis adalah salah satu negara di eropa Barat, tapi perancis adalah salah satu negara yang dilalui oleh lintasan pegunungan Alpen. tak heran jika pemandanganya indah, Apalagi jika ditambah dengan pemandangan pegunungan mount Blanc yang berada di pesisir selatan Eropa Barat ini, maka akan semakin menambah keindahan pemandangan alam Prencis.
http://img.photobucket.com/albums/v225/adnafathani/050521032.jpg

6. Norwegia
Memang tak salah jika Norwegia mempunyai pemandangan salju terindah, Hal ini dikarenakan letak negara norwegia yang berada di semenanjung skandinavia dan berbatasan langsung dengan samudera atlantik. Norwegia adalah negara yang bergunung-gunung dan sebagian besar tertutup oleh gletser.
http://www.historichotelsofeurope.com/_data/bandeaux/hotels-norway-82.jpg

7. Islandia
Islandia adalah negara yang sebagian tertutup oleh Salju Es, oleh karna itu negara ini dinama iceland atau islandia (tanah Es). Neagara yang berdekatan dengan Greenland ini terletak di bagian utara samudera atlantik.
http://www.jakobski.com/images/stories/easygallery/resized/12/1247837393_cycling%20tour%20in%20iceland.%20and%20still%20snow%20in%20june.jpg

8. Jepang.
Negeri sakura yang memiliki pemandangan alam padang salju yang indah. negeri ini terletak di sekitaran 41 derajat lintang utara. jika tiba musim dingin, maka pemandangan kota akan tampak seperti negeri dongeng, terlebih lagi jika kita melihat pemandangan salju di lereng gunung Fuji.


9. Swedia
adalah sebuah negara Nordik di Skandinavia, Negara ini berbatasan dengan Norwegia di barat dan Finlandia di timur laut, Selat Skagerrak dan Selat Kattegat di barat daya, serta Laut Baltik dan Teluk Bothnia di timur. dulu negara ini pernah menjadi negara termiskin di eropa pada abad ke 19, tapi karna keindahan alamnya, negar ini menjadi tujuan wisata terkenal dan kemudian bisa membangun negara ini menjadi lebih baik.


10.Korea Selatan
Korea adalah salah satu negara 4 musim yang topografinya berupa pegunungan. Pegunungan di wilayah timur umumnya menjadi hulu sungai-sungai besar, seperti sungai Han dan sungai Naktong. Di musim dingin, pegunungan di korea selatan berubah menjadi pegunungan salju yang sangat Indah.
http://farm4.static.flickr.com/3037/3113150448_dfd134bbf8.jpg

Sumber : http://serba-sepuluh.blogspot.com/2010/03/daftar-10-negara-salju-terindah.html#ixzz177praXzb

Sejarah Pohon Natal

Kebiasaan memasang pohon Natal sebagai dekorasi dimulai dari Jerman. Pemasangan pohon Natal yang umumnya dari pohon cemara, atau mengadaptasi bentuk pohon cemara, itu dimulai pada abad ke-16.

Saat penduduk Jerman menyebar ke berbagai wilayah termasuk Amerika, mereka pun kerap memasang cemara yang tergolong pohon evergreen untuk dekorasi Natal di dalam rumah. Dari catatan yang ada, orang Jerman di Pennsylvania Amerika Serikat memajang pohon Natal untuk pertama kalinya pada tahun 1830-an.

Pohon Natal bukanlah suatu keharusan di gereja maupun dirumah sebab ini hanya merupakan simbol agar kehidupan rohani kita selalu bertumbuh dan menjadi saksi yang indah bagi orang lain “evergreen”. Pohon Natal (cemara) ini juga melambangkan “hidup kekal”, sebab pada umumnya di musim salju hampir semua pohon rontok daunnya, kecuali pohon cemara selalu hijau daunnya.

Pemasangan pohon cemara, baik asli maupun yang terbuat dari plastik, di tengah kota atau di tempat-tempat umum pun menjadi pemandangan biasa menjelang Natal. Salah satu yang terbesar adalah pohon yang ada di RockefellerCenter di 5th Avenue New York Amerika Serikat.

Legenda
Ada beberapa legenda/cerita yang beredar di kalangan orang Kristen sendiri mengenai asal mula pohon natal.

Pengalaman “supranatural” Santo Bonifacius

Menurut sebuah legenda, ada seorang rohaniawan Inggris bernama Santo Bonifacius yang memimpin beberapa gereja di Jerman dan Perancis. Suatu hari dalam perjalanannya dia bertemu dengan sekelompok orang yang akan mempersembahkan seorang anak kepada dewa Thor di sebuah pohon oak. Untuk menghentikan perbuatan jahat mereka, secara ajaib St. Boniface merobohkan pohon oak tersebut dengan pukulan tangannya. Setelah kejadian yang menakjubkan tersebut di tempat pohon oak yang roboh tumbuhlah sebuah pohon cemara.

Martin Luther dan pohon cemaranya
Cerita lain mengisahkan kejadian saat Martin Luther, tokoh Reformasi Gereja, sedang berjalan-jalan di hutan pada suatu malam. Terkesan dengan keindahan gemerlap jutaan bintang di angkasa yang sinarnya menembus cabang-cabang pohon cemara di hutan, Martin Luther menebang sebuah pohon cemara kecil dan membawanya pulang pada keluarganya di rumah. Untuk menciptakan gemerlap bintang seperti yang dilihatnya di hutan, Martin Luther memasang lilin-lilin pada tiap cabang pohon cemara tersebut.

Kontroversi
Terlepas dari kebenaran kisah-kisah di atas, hingga hari ini pemasangan Pohon Natal masih menimbulkan pro dan kontra di kalangan umat Kristen. Bagi orang-orang yang tidak berkenan dengan pohon Natal, mengisahkan bahwa pada zaman dahulu bangsa Romawi menggunakan pohon cemara untuk perayaan Saturnalia, mereka menghiasinya dengan hiasan-hiasan kecil dan topeng-topeng kecil, karena pada tgl 25 Desember ini adalah hari kelahiran dewa matahari, Mithras, yang asal mulanya dari Dewa Matahari Iran yang kemudian dipuja di Roma. Demikian pula hari Minggu adalah hari untuk menyembah dewa matahari sesuai dari arti kata Zondag, Sunday atau Sonntag. Perlu diketahui juga bahwa dewa-dewa matahari lainnya, seperti Osiris, dewa matahari orang Mesir, dilahirkan pada tanggal 27 Desember. Demikian pula Dewa matahari Horus dan Apollo lahir pada tanggal 28 Desember.

Maka dari itu ada aliran-aliran gereja tertentu yang mengharamkan tradisi pohon Natal, sebab mereka menganggap ini sebagai pemujaan dewa matahari. Pemasangan pohon itu dianggap sebagai bentuk penyembahan berhala. Reaksi penolakan itu bahkan awalnya sempat diwarnai keputusan pemerintah Jerman untuk mendenda siapa pun yang memasang pohon cemara sebagai pohon Natal.

Hal itu mulai berubah, saat gambar Ratu Victoria dari Inggris, Pangeran Albert dari Jerman, dan anak-anaknya dengan latar pohon cemara, diilustrasikan di London News. Karena sosok Victoria yang sangat populer, pemuatan gambar itu di media massa pun membuat pohon cemara menjadi pilihan lazim sebagai pohon Natal.

Tradisi
Setelah masyarakat AS mengikuti jejak Inggris menggunakan pohon cemara pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, duniakita.info industri pun semakin berkembang dan merambah ke berbagai negara. Termasuk industri berbagai hiasan pohon Natal seperti bola-bola yang digantung, pernak-pernik Santa Claus, tinsel (semacam tali berumbai yang dililitkan ke pohon), dan lainnya.

Karena penggunaan pohon cemara merupakan tradisi Eropa, ekspresi sukacita yang dilambangkan dengan berbagai dekorasi itu berbeda-beda di setiap negara. Indonesia dan Filipina menjadi negara yang sangat terpengaruh tradisi Eropa itu sampai akhirnya para umat Kristen membeli pohon buatan tapi yang penting berbentuk cemara.

Di Afrika Selatan keberadaan pohon Natal bukanlah sesuatu yang umum. Sementara masyarakat India, lebih memilih pohon mangga dan pohon pisang.

sumber: http://www.duniakita.info/2010/12/ketahui-tentang-sejarah-pohon-natal.html

Cardiomegaly-Radiology

A.    Definisi
Kardiomiopati adalah kelainan primer otot jantung, miokardium yang menyebabkan gangguan fungsi miokardium, dengan penyebab yang tidak diketahui dan bukan disebabkan oleh penyakit bawaan, hipertensi, kelainan katup, sklerosis koroner atau kelainan perikardium [3,4,5].

B.     Epidemiologi
Dibandingkan dengan penyakit jantung lainnya, penyakit otot jantung atau kardiomiopati relatif jarang ditemukan. Di Amerika Serikat kasus baru yang didapat berjumlah 50.000 tiap tahunnya, dibandingkan dengan kasus stroke yang berjumlah 500.000 tiap tahun. Tidak seperti kebanyakan penyakit kardiovaskular lainnya yang cenderung menyerang mereka yang usia tua, kardiomiopati umumnya menyerang orang muda. [6]

Akhir-akhir ini, insidens kardiomiopati semakin meningkat frekuensinya. Dengan majunya teknik diagnostik, kardiomiopati idiopatik merupakan penyebab morbiditas dan mortalitas yang utama. Di beberapa negara dilaporkan kardiomiopati merupakan penyebab kematian sampai 30 % atau lebih dari semua kematian karena penyakit jantung.  Dilated cardiomyopathy dikaitkan dengan sejumlah besar penyakit sistemik atau jantung, termasuk penyakit otot jantung tertentu (misalnya, kardiomiopati iskemik, kardiomiopati diabetes, kardiomiopati alkohol). Dilated cardiomyopathy terdiri dari sekitar 90% dari semua kardiomiopati, sekitar 25% dari semua kasus kardiomiopati membesar etiologinya  tidak diketahui [7].




C.    Etiologi
Etiologi dari penyakit ini secara umum belum diketahui secara pasti. Diketahui banyak kemungkinan yang bisa menyebabkan kelainan ini. Pada kardiomiopati dilatasi diduga penyebabnya kebanyakan oleh coronary arthery disease (CAD), kemudian dapat pula oleh karena infeksi virus (coxasackie virus), bahan yang toksik seperti alkohol juga berperan besar, bahan pelarut organik, obat-obat kemoterapeutik dan lainnya[4,6,8]. Katekolamin, kelainan pembuluh darah koroner kecil, kelainan yang menyebabkan iskemia miokard, kelainan induksi atriovenrikular serta kelainan kolagen, diduga sebagai penyebab dari kardiomiopati jenis hipertrofik[4]. Namun, kelainan autosomal yang diturunkan secara genetik diduga sebagai penyebab utamanya. Kardiomiopati restriktif zering ditemukan pada amiloidosis, hematokromatosis, deposisi glikogen, fibosis endomiokardial, eosinofilia, dan lainnya[4,8].

D.    Klasifikasi
WHO menggolongkan kardiomiopati menjadi dua kelompok (berdasarkan etiologi), yaitu kardiomiopati primer yang tidak diketahui penyebabnya dan kardiomiopati sekunder yang disebabkan oleh infeksi, kelainan metabolik, penyakit sistemik, herediter familial, reaksi sensitivitas dan toksin. Pembagian kardiomiopati yang dipakai oleh WHO dan ISCF saat ini adalah menurut Goodwin yang  berdasarkan kelainan struktur dan fungsi (patofisiologi), yaitu kardiomiopati hipertrofi, kardiomiopati dilatasi dan kardiomiopati restriktif [4,8]. 
Tabel 1. Klasifikasi Kardiomiopati [3,8,9].

Dilatasi
Hipertrofi
Restriktif
Gambaran
Pembesaran kedua ventrikel, gangguan kontraksi
Hipertrofi ventrikel kiri dan/atau kanan
Resktriksi pengisian dan berkurangnya diastolic filling dari salah satu atau kedua ventrikel, dengan fungsi sistolik  normal atau mendekati normal
Faktor penyebab
Iskemia, idiopatik, -genetik, imun, alkoholi, toksik, valvular
Familial (autosom dominant)
Idiopatik, amyloidosis, fibrosis endomyocardial
Patofisiologi
Disfungsi sistolik
Disfungsi diastolik, obstruksi aliran keluar
Disungsi diastolik
Gejala
Kiri/ biventrikular congestive heart failure
Dispnu, nyeri dada, sinkop
Dispnu, lelah, congestive heart failure-kanan
Pemeriksaan fisik
Kardiomegali, S3, peningkatan tekanan vena jugularis, rales
S4, variasi murmur sistolik, denyut karotid bisferiens
peningkatan tekanan vena jugularis, Kussmaul
















 
1.      Pemeriksaan Radiologi
Pada foto, pembesaran otot jantung nampak secara umum.  Perbedaan dengan pembesaran oleh efusi pericardial adalah [2]:
-          Bentuk jantung tidak mudah berubah pada perubahan posisi
-          Pulsasi jantung masih tampak pada flouroskopi, sedangkan pada efusi perikardial yang berat pulsasi jantung tidak tampak sama sekali
Kardiomiopati dilatasi. Foto toraks umumnya menunjukkan kardiomegali secara umum, ukuran jantung lebih besar dihubungan dengan prognosis buruk.    Foto toraks biasanya harus diikuti dengan ekokardiografi. Studi-studi ini mungkin hanya dibutuhkan investigasi, dan pendekatan ini sejauh ini merupakan metode yang paling umum untuk mendiagnosa kardiomiopati dilatasi. Selanjutnya evaluasi fungsi jantung dapat dilakukan dengan menggunakan tomografi komputer cine (CT) scanning (dalam kasus yang jarang), skintigrafi nuklir, atau Magnetic Resonance Imaging (MRI) [7]..
               MRI jarang digunakan untuk mendiagnosa atau menyelidiki cardiomyopathy membesar, karena informasi yang diperoleh selama echocardiography sering memadai. Meskipun MRI memiliki peranan berharga dalam diagnosis penyebab spesifik dari cardiomyopathy membesar (misalnya, miokarditis, sarkoidosis, hemochromatosis), keahlian yang dibutuhkan untuk mengevaluasi kondisi ini tidak tersedia luas [7]. MRI dan magnetic resonance angiography (MRA) adalah metode yang paling akurat untuk menilai anatomi jantung atau fungsi. MRI / MRA
digunakan ketika ekokardiograi tidak memadai, namun penelitian ini sering tidak digunakan karena biaya relatif tinggi dan terbatasnya ketersediaan, serta kontraindikasi jika benda asing logam feromagnetik hadir di pasien[7].
               Ekokardiografi merupakan metode yang baik untuk menilai fungsi jantung, menentukan adanya lesi katup, mendeteksi komplikasi seperti thrombus atau efusi perikardial, dan menilai respon terhadap perawatan. Echocardiography mungkin terbatas dalam 10-20% dari pasien dengan akses akustik terbatas dan tergantung pada pengalaman operator [7]. Ekokardiografi menunjukkan dilatasi ventrikel kiri dengan hipokinesia menyeluruh, penipisan dinding ventrikel kiri dan septum interventriculare, penurunan penebalan otot jantung, atrium kiri menbesar, dan hipokinesia ventrikel [4,9,10].
Kardiomiopati hipertrofi. Lebih dari separuh pasien dengan kardiomiopati hipertrofi memiliki gambaran radiografi dada yang  normal. Perubahan yang terjadi  sering menunjukkan gambarang yang tidak spesifik. Kelainan paru yang paling umum adalah hipertensi vena akibat penurunan compliance ventrikel kiri. Mungkin ada tanda dari pembesaran atrium kiri, tetapi ukuran jantung secara keseluruhan tetap normal. Pada sejumlah kecil pasien dapat timbul pembesaran fokal. . Ini adalah hasil dari pembesaran ekstrim dari ventrikel kiri yang menyebabkan permukaan di perbatasan jantung kiri atas menjadi cekung. Secara umum, diagnosis tidak dibuat berdasarkan radiografi dada[4,10,14].

Magnetic Resonance Imaging
Magnetic Resonance Imaging (MRI) adalah modalitas imaging kardiovaskular terbaru dan paling kompleks. Meskipun MRI telah digunakan selama lebih dari satu dasawarsa untuk melihat gambaran otak dan organ stasioner lain dalam tubuh, hanya baru-baru ini telah menjadi sebagai suatu pendekatan diagnostik kardiovaskuler. Hal ini dimungkinkan karena pencitraan jantung lebih canggih dan pengembangan komersial echo-planar imaging yang menyediakan gambar penampang jantung dalam 50 msec per potong tomografi, yang mengarah ke istilah "MRI real-time." [22].
 
             Ekokardiografi. Ekokardiografi dua dimensi adalah metode diagnosis biasa. Ekokardiografi dapat digunakan untuk mengkonfirmasi ukuran jantung, pola hipertrofi ventrikel, fungsi kontraktil dari jantung, dan beratnya gradien aliran yang keluar. Hal ini memiliki kelebihan dari resolusi tinggi dan tidak ada risiko yang diketahui. Kriteria untuk diagnosis kardiomiopati hipertrofik (HCM) dari ekokardiografi telah diusulkan ekokardiografi 3 dimensi menunjukkan bahwa teknik ini lebih unggul ekokardiografi 2-dimensi untuk evaluasi HCM .
Ekokardiografi kadang-kadang dapat dibatasi oleh jendela akustik yang kurang baik terhadap visualisasi lengkap dari dinding ventrikel kiri, dan evaluasi yang tidak akurat massa ventrikel kiri. Ekokardiografi kurang akurat dibandingkan MRI dalam mengevaluasi tebal dinding, terutama dari ventrikel kiri sisi anterolateral;. Hal ini juga kurang akurat dalam menilai kelainan gerakan dinding regional, aneurisma.